Yogyakarta, 21 April 2026 – Museum Biologi Fakultas Biologi UGM memberikan akses penelitian koleksi spesimen kepada mahasiswa Magister Biologi, Krissantia Serlin Anjarlina, dalam rangka penyusunan tesis. Penelitian berjudul “Kajian Taksonomi Anggota Famili Felidae Indonesia Berdasarkan Morfologi Rambut dan Peran Fisiologisnya” ini memanfaatkan koleksi spesimen sebagai sumber data utama. Pemanfaatan koleksi ini menegaskan peran Museum Biologi UGM sebagai sebagai ruang hidup bagi pembelajaran, riset, dan pengembangan ilmu pengetahuan di bidang keanekaragaman hayati.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Museum Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian bingkisan Lebaran kepada para tukang parkir dan pedagang kaki lima (PKL) yang beraktivitas di sekitar kawasan museum. Sebanyak dua puluh paket bingkisan didistribusikan kepada para penerima sebagai bentuk kepedulian sekaligus apresiasi kepada masyarakat yang selama ini turut mendukung terciptanya lingkungan museum yang aman dan nyaman bagi para pengunjung. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan Museum Biologi UGM dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar.
Selain membantu masyarakat dalam menyambut Idul Fitri, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi antara pengelola museum dan komunitas di sekitar kawasan Museum Biologi UGM. Kegiatan tersebut sejalan dengan semangat pengabdian kepada masyarakat yang menjadi salah satu pilar utama perguruan tinggi, serta mendukung upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mendorong pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Museum Biologi UGM terus berupaya memperkuat perannya tidak hanya sebagai pusat edukasi dan konservasi keanekaragaman hayati, tetapi juga sebagai institusi yang hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat di sekitarnya.
Yogyakarta, 13 Februari 2026 – Universitas Gadjah Mada melalui Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPkM) menyelenggarakan rapat koordinasi program Regional Centre of Expertise (RCE) Youth Yogyakarta di Ruang IX Museum Biologi UGM. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UGM sebagai Koordinator RCE Yogyakarta dalam mengembangkan program Education for Sustainable Development (ESD) untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Rapat ini melibatkan berbagai mitra komunitas dan organisasi, di antaranya Rumah Belajar WIT, Rumah Baca Suryowinoto, Desamine Jogja, Komunitas Sekolah Marjinal, Gerakan Cinta Code Jogjakarta, Difapedia, Sayur Sleman, dan Go English–English Literacy School.
Pertemuan ini bertujuan memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas program, serta menyusun langkah strategis pengembangan pendidikan berkelanjutan berbasis masyarakat. Melalui program RCE Youth Yogyakarta, UGM berkomitmen mendukung penguatan kapasitas generasi muda dan komunitas dalam menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan.
Yogyakarta, 25 Maret 2025 Museum Biologi berpartisipasi dalam seminar bertajuk Digitalisation, Artificial Intelligence/AI, Digital Technology, Museum Presentation & Augmented Reality, 3D Technology & IT Security yang diadakan di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta. Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB dan diselenggarakan oleh Museum dan Cagar Budaya bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Ceko di Jakarta.
Seminar ini diikuti perwakilan dari 18 museum di wilayah Yogyakarta, menyoroti pentingnya akses yang setara terhadap pendidikan dan berbagi pengetahuan di antara lembaga-lembaga budaya. Museum Biologi diwakili oleh Zuliyati Rohmah, S.Si., M.Si., Ph.D.Eng. (Kepala Museum Biologi) dan Ida Suryani (Petugas Pemelihara Koleksi dan Museum). Partisipasi mereka menunjukkan komitmen museum untuk merangkul kreativitas dan inovasi di tengah kemajuan teknologi yang pesat.
Tujuan utama seminar ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas pengelolaan museum dalam menghadapi tantangan digitalisasi dan teknologi informasi di era modern. Seiring dengan semakin banyaknya museum yang mengadopsi teknologi baru, kebutuhan akan akses yang setara terhadap sumber daya ini menjadi sangat penting, memastikan bahwa semua lembaga dapat memanfaatkan kemajuan dalam presentasi dan keterlibatan digital.
Dua pembicara terkemuka hadir dalam seminar ini: Michal Lukes, PhDr., Ph.D. (Kepala Museum Nasional Ceko) dan Jauhari Chusbiantoro, SS., M.A. (Ahli Museum dan Cagar Budaya). Wawasan mereka tentang integrasi teknologi digital dalam praktik museum memberikan perspektif berharga tentang bagaimana lembaga dapat memanfaatkan alat ini untuk meningkatkan pengalaman pengunjung dan jangkauan pendidikan.
Diskusi menekankan peran augmented reality dan teknologi 3D dalam menciptakan pengalaman imersif bagi pengunjung museum. Dengan menggabungkan teknologi inovatif ini, museum dapat mendorong pemahaman yang lebih dalam tentang koleksi mereka dan melibatkan audiens dengan cara yang baru dan menarik. Ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dengan mempromosikan akses pendidikan dan mendorong kreativitas serta inovasi di lembaga budaya.
Selain itu, seminar ini juga membahas pentingnya keamanan TI di era digital. Seiring dengan digitalisasi koleksi dan operasi museum, melindungi informasi sensitif menjadi sangat penting. Para pembicara menyoroti praktik terbaik untuk memastikan perlindungan data dan menjaga integritas sumber daya museum di dunia yang semakin terhubung.
Acara ini juga berfungsi sebagai platform untuk jaringan dan kolaborasi di antara para profesional museum. Peserta saling bertukar ide dan pengalaman, membangun rasa komunitas dan tujuan bersama dalam memajukan peran museum dalam masyarakat. Semangat kolaboratif ini sangat penting untuk mencapai akses yang setara terhadap sumber daya pendidikan dan mempromosikan warisan budaya.
Sebagai kesimpulan, seminar di Museum Benteng Vredeburg menandai langkah signifikan menuju pemberdayaan museum dengan pengetahuan dan alat yang diperlukan untuk berkembang di era digital. Partisipasi aktif Museum Biologi mencerminkan dedikasinya untuk merangkul perubahan dan inovasi, memastikan bahwa museum tetap menjadi sumber vital untuk pendidikan dan pelestarian budaya di Yogyakarta dan sekitarnya.
[sangar-slider id=2098]
Berdasarkan Surat Edaran Nomor 16380/UN1.P4/HK.00/2024 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025, maka diumumkan bahwa:
- Libur Idul Fitri Mulai Jum’at, 28 Maret 2025 sampai dengan Senin, 07 April 2025
- Halal Bi Halal keluarga besar Fakultas Biologi Rabu, 08 April 2025
- Hari Kerja Efektif Kamis, 09 April 2025
Museum Biologi mengucapkan mengucapkan Selamat Idul Fitri 1446 H, Minal Aidzin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin.
sangar-slider id=2091]Pada hari Rabu, 19 Maret 2025, Museum Biologi Universitas Gadjah Mada mengadakan program bina lingkungan, berupa pemberian bingkisan lebaran kepada komunitas parkir dan pedagang kaki lima (PKL) di sekitar museum. Kegiatan dimulai pada pukul 10:00 dan berlanjut hingga semua aktivitas selesai. Tahun ini Museum Biologi membagikan 20 pack bingkisan lebaran, menandai upaya signifikan untuk berinteraksi dengan masyarakat sekitar museum.
Program ini merupakan agenda rutin tahunan yang mencerminkan komitmen museum terhadap tanggung jawab sosial dan sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam mempromosikan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan memberikan bingkisan ini, museum bertujuan untuk mendukung para pedagang lokal dan mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar.
Pembagian bingkisan lebaran bukan hanya sekadar tindakan amal; ini adalah cara untuk membangun hubungan dan menciptakan rasa memiliki di antara anggota komunitas. Museum menyadari pentingnya pendidikan dan stabilitas ekonomi dalam meningkatkan kualitas hidup mereka yang tinggal di sekitar. Dengan melibatkan para pedagang lokal, museum juga mendukung ekonomi lokal, yang sangat penting untuk pembangunan berkelanjutan.
Upaya museum ini merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk mengintegrasikan keterlibatan komunitas ke dalam misinya. Dengan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan lokal, museum bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif di mana pendidikan dan peluang ekonomi dapat diakses oleh semua. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan peran museum sebagai lembaga pendidikan tetapi juga memperkuat posisinya sebagai mitra komunitas.
Saat acara berakhir, banyak anggota komunitas mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas dukungan dan pengakuan dari museum. Senyum di wajah mereka mencerminkan dampak positif dari inisiatif semacam itu dalam kehidupan mereka. Komitmen Museum Biologi terhadap tanggung jawab sosial sangat jelas, dan ini menjadi model bagi institusi lain untuk diikuti.
Sebagai kesimpulan, acara distribusi bingkisan lebaran di Museum Biologi adalah langkah signifikan menuju pembangunan masa depan yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal.
[sangar-slider id=2074]
Rabu, 22 Januari 2025 Museum Biologi menerima kunjungan mahasiswa dan dosen dari Western Sydney University. Acara ini merupakan kegiatan International Summer Schoo (ISC) yang diadakan oleh Fakultas Biologi UGM, di mana salah satu kegiatannya adalah mengunjungi museum. Kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan dengan memberikan kesempatan unik bagi mahasiswa untuk berinteraksi dengan spesimen biologi dan mempelajari sejarah serta proses kurasi museum. Peserta ISC diterima oleh Donan Satria Yudha, S.Si.,M.Sc. Peserta mendengarkan pemaparan materi sejarah museum, spesimen Museum Biologi dan kurasi koleksi. Selesai materi, peserta diajak tour melihat pameran di museum dan juga melihat ruang workshop, sebagai tempat penanganan koleksi dari kegiatan pembuatan awetan sampai kegiatan konservasi. Sebelum melanjutkan kunjungan ke tempat lain, peserta ISC tidak lupa membeli souvenir Museum Biologi yang berupa awetan resin serangga dalam bentuk gantungan kunci. Selain untuk pembelajaran keanekaragaman hayati Indonesia, Museum Biologi menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi karena tidak hanya menyimpan koleksi Biologi, tetapi juga sejarah bangunan museum merupakan bangunan cagar budaya, eks rumah tempat tinggal opsir Belanda.
Bagi peserta, kegiatan Summer Course di Museum Biologi sarat akan nilai pembelajaran dan akademik. Melalui kegiatan ini liburan menjadi sesuatu menyenangkan sekaligus bermanfaat.
[sangar-slider id=2067]
Selama kunjungan, mahasiswa belajar tentang berbagai spesies yang berasal dari Indonesia, termasuk tanaman dan hewan yang terancam punah. Koleksi museum ini berfungsi sebagai sumber daya penting untuk memahami keanekaragaman hayati, yang sangat penting untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam bidang pendidikan berkualitas dan kehidupan di darat. Tur yang dipandu tersebut menekankan pentingnya konservasi dan peran pendidikan dalam meningkatkan kesadaran tentang keanekaragaman hayati. Petugas museum menyoroti bagaimana institusi pendidikan dapat berkolaborasi dengan museum untuk meningkatkan pengalaman belajar dan menumbuhkan apresiasi yang lebih dalam terhadap alam di kalangan mahasiswa.Selain aspek edukatif, kunjungan ini juga bertujuan untuk menginspirasi mahasiswa agar mengeksplorasi pentingnya melestarikan warisan alam Indonesia. Mahasiswa didorong untuk berpikir kritis tentang peran mereka di masa depan sebagai pendidik dalam mempromosikan kesadaran lingkungan dan praktik berkelanjutan. Kunjungan ke Museum Biologi UGM sejalan dengan SDGs dengan mempromosikan pendidikan berkualitas dan menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan mengintegrasikan kunjungan museum ke dalam kurikulum mereka, institusi pendidikan dapat memberikan mahasiswa kesempatan belajar yang unik yang melampaui pengaturan kelas tradisional.Sebagai kesimpulan, kunjungan edukatif ke Museum Biologi UGM merupakan langkah signifikan bagi mahasiswa Universitas Insan Budi Utomo Malang. Kegiatan ini memperkuat pentingnya memahami keanekaragaman hayati dan perlunya praktik berkelanjutan dalam melestarikan sumber daya alam Indonesia. Pengalaman ini diharapkan akan memberikan dampak yang positif pada karir mereka di masa depan sebagai pendidik.
[sangar-slider id=2043][sangar-slider id=2019]Pada tanggal 4 Desember 2024 Museum Biologi berpartisipasi dalam Pameran Museum “Bara Kumara” melalui program Eksperimen Sains Reaksi Redoks.” Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya yang berfokus pada makanan dan kesehatan. SDGs adalah seperangkat tujuan global yang memerlukan upaya kolektif untuk mencapainya. Setiap kontribusi kecil sangat berarti dalam mewujudkan tujuan ini. Generasi muda, sebagai pemimpin masa depan bangsa, memainkan peran penting sebagai agen perubahan dalam upaya ini. Dengan terlibat dalam kegiatan edukasi seperti Eksperimen Sains Reaksi Redoks, mereka dapat lebih memahami peran mereka dalam mempromosikan keberlanjutan dan kesehatan.
Eksperimen Sains Reaksi Redoks dirancang untuk memperkenalkan peserta muda pada dunia menarik reaksi kimia, khususnya reaksi redoks. Reaksi ini sangat penting dalam berbagai proses biologis, termasuk metabolisme dan kemampuan tubuh untuk melawan radikal bebas. Memahami konsep-konsep ini sangat penting untuk membentuk generasi yang menghargai sains dan aplikasinya dalam kesehatan dan nutrisi. Selain aspek ilmiah, program ini juga menekankan pentingnya mengonsumsi sayuran dan buah-buahan, terutama yang tinggi antioksidan, yang berperan signifikan dalam menetralkan radikal bebas dalam tubuh. Dengan mendidik kaum muda tentang manfaat pola makan sehat, Museum Biologi bertujuan untuk menanamkan kebiasaan seumur hidup yang berkontribusi pada kesejahteraan secara keseluruhan. Kegiatan ini berupa eksperimen langsung di mana peserta dapat mengamati reaksi redoks dengan dengan menggunakan ekstrak sayuran dan buah berwarna yang ditetesi dengan larutan asam dan basa. Pendekatan interaktif ini tidak hanya membuat pembelajaran menyenangkan tetapi juga memperkuat aplikasi praktis sains dalam kehidupan sehari-hari.
Eksperimen Sains Reaksi Redoks di Taman Budaya Embung Giwangan tidak hanya sekadar demonstrasi sains, tetapi juga langkah menuju memberdayakan generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam kesehatan dan lingkungan mereka.
[sangar-slider id=1904]









