• UGM
  • Fakultas Biologi
  • Barahmus DIY
  • Dinas Kebudyaan DIY
  • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Museum Biologi
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Koleksi
    • Koleksi Biologika
      • Hewan
      • Tumbuhan
    • Koleksi Historika
    • Koleksi Etnografi
    • Koleksi Arkeologika
  • Publikasi
  • Prosedur
  • Hewan
  • Beranda
  • Berita
  • Museum Biologi Fakultas Biologi UGM Menerima Apresaiasi Keterawatan dan Kelestarian Warisan Budaya dan Cagar Budaya (WBCB)

Museum Biologi Fakultas Biologi UGM Menerima Apresaiasi Keterawatan dan Kelestarian Warisan Budaya dan Cagar Budaya (WBCB)

  • Berita
  • 1 November 2023, 11.40
  • Oleh: ida_suryani
  • 0

Museum Biologi terletak di Jalan Sultan Agung No. 22 Yogyakarta pada awalnya merupakan rumah opsir Belanda. Bangunan ini didirikan pada tahun 1890 dan  dialihfungsikan sebagai museum pada tanggal 20 September 1969.  Bangunan ini sampai sekarang masih digunakan sebagai museum yang mengoleksi berbagai jenis spesimen hayati yang pengelolaannya berada di bawah Fakultas Biologi UGM Yogyakarta.

Tim TACB, Sektiadi, S.S. M.Hum. mengungkapkan bahwa bangunan ini memiliki khas gaya indis atau kolonial yang berdenah  persegi panjang, memiliki teras di depan dan belakang. Pada kedua teras ini terdapat tiang bulat dengan ornamen dan pagar besi berornamen (balustrade). Atap bangunan berbentuk perisai (limas) membujur utara-selatan sesuai dengan panjang bangunan dengan atap menggunakan genteng. Dinding sebagaimana bangunan kolonial lainya berupa tembok berplaster dengan profil (moulding) pada bagian atas. Pintu dan jendela berbentuk persegi dengan kusen kayu dan memiliki bovenlicht pada bagian atas membentuk kisi berbentuk panah. Penilaian ini didampingi oleh Mulyanto, ST, MM, Wakil Kepala Museum Biologi dan staf Museum Biologi.

Museum Biologi mendapat apresiasi kelestarian dan keterawatan sebagai Warisan Budaya dan Cagar Budaya (WBCB) dari Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta karena bangunan Museum Biologi masih terawat dan dapat memperlihatkan ciri khas bangunan indis, ungkap Soenarwan Hery Poerwanto, Kepala Museum Biologi UGM.

Ida Suryani, penanggung jawab koleksi tumbuhan mengungkapkan lebih lanjut bahwa Museum Biologi yang menempati bangunan cagar budaya menjadi nilai plus, tidak hanya koleksi museum, tetapi juga bangunan museum sebagai salah satu bangunan cagar budaya (BCB) di Kota Yogyakarta.

Apreasiasi ini diberikan langsung oleh Pejabat Wali Kota Yogyakarta, Bapak Singgih Raharjo terhadap 20 pelestari WBCB dan 20 seniman&budayawan sebagai bentuk penghargaan dan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah turut berperan aktif dalam pelestarian WBCB. Apresiasi kelestarian dan keterawatan WBCB tahun 2023 dilaksanakan pada hari Selasa, 31 Oktober 2023 di Hotel Harper Malioboro Yogyakarta.

[sangar-slider id=1196]

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Museum Biologi
Universitas Gadjah Mada
Jl. Sultan Agung No 22 Wirogunan, Mergangsan, Yogyakarta

 (+62274) 376740

 

0821-3488-9187

 

 mus_bio@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY