• UGM
  • Fakultas Biologi
  • Barahmus DIY
  • Dinas Kebudyaan DIY
  • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Museum Biologi
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Koleksi
    • Koleksi Biologika
      • Hewan
      • Tumbuhan
    • Koleksi Historika
    • Koleksi Etnografi
    • Koleksi Arkeologika
  • Publikasi
  • Prosedur
  • Hewan
  • Beranda
  • SDG 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
  • SDG 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Arsip:

SDG 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

Museum Biologi UGM Berbagi Bingkisan Lebaran Sebagai Wujud Kepedulian Sosial dan Dukungan Terhadap SDGs

Kegiatan Rabu, 11 Maret 2026

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Museum Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian bingkisan Lebaran kepada para tukang parkir dan pedagang kaki lima (PKL) yang beraktivitas di sekitar kawasan museum. Sebanyak dua puluh paket bingkisan didistribusikan kepada para penerima sebagai bentuk kepedulian sekaligus apresiasi kepada masyarakat yang selama ini turut mendukung terciptanya lingkungan museum yang aman dan nyaman bagi para pengunjung. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan Museum Biologi UGM dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar.

Selain membantu masyarakat dalam menyambut Idul Fitri, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi antara pengelola museum dan komunitas di sekitar kawasan Museum Biologi UGM. Kegiatan tersebut sejalan dengan semangat pengabdian kepada masyarakat yang menjadi salah satu pilar utama perguruan tinggi, serta mendukung upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mendorong pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Museum Biologi UGM terus berupaya memperkuat perannya tidak hanya sebagai pusat edukasi dan konservasi keanekaragaman hayati, tetapi juga sebagai institusi yang hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat di sekitarnya.

Rapat Koordinasi Program RCE Youth Yogyakarta di Museum Biologi

Kegiatan Rabu, 18 Februari 2026

Yogyakarta, 13 Februari 2026 – Universitas Gadjah Mada melalui Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPkM) menyelenggarakan rapat koordinasi program Regional Centre of Expertise (RCE) Youth Yogyakarta di Ruang IX Museum Biologi UGM. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UGM sebagai Koordinator RCE Yogyakarta dalam mengembangkan program Education for Sustainable Development (ESD) untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Rapat ini melibatkan berbagai mitra komunitas dan organisasi, di antaranya Rumah Belajar WIT, Rumah Baca Suryowinoto, Desamine Jogja, Komunitas Sekolah Marjinal, Gerakan Cinta Code Jogjakarta, Difapedia, Sayur Sleman, dan Go English–English Literacy School.

Pertemuan ini bertujuan memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas program, serta menyusun langkah strategis pengembangan pendidikan berkelanjutan berbasis masyarakat. Melalui program RCE Youth Yogyakarta, UGM berkomitmen mendukung penguatan kapasitas generasi muda dan komunitas dalam menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan.

Bagikan Bingkisan Lebaran, Museum Biologi Pererat Hubungan Dengan Masyarakat Sekitar

Kegiatan Kamis, 20 Maret 2025

Pada hari Rabu, 19 Maret 2025, Museum Biologi Universitas Gadjah Mada mengadakan program bina lingkungan, berupa pemberian bingkisan lebaran kepada komunitas parkir dan pedagang kaki lima (PKL) di sekitar museum. Kegiatan dimulai pada pukul 10:00 dan berlanjut hingga semua aktivitas selesai. Tahun ini Museum Biologi membagikan 20 pack bingkisan lebaran, menandai upaya signifikan untuk berinteraksi dengan masyarakat sekitar museum.

Program ini merupakan agenda rutin tahunan yang mencerminkan komitmen museum terhadap tanggung jawab sosial dan sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam mempromosikan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan memberikan bingkisan ini, museum bertujuan untuk mendukung para pedagang lokal dan mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar.

Pembagian bingkisan lebaran bukan hanya sekadar tindakan amal; ini adalah cara untuk membangun hubungan dan menciptakan rasa memiliki di antara anggota komunitas. Museum menyadari pentingnya pendidikan dan stabilitas ekonomi dalam meningkatkan kualitas hidup mereka yang tinggal di sekitar. Dengan melibatkan para pedagang lokal, museum juga mendukung ekonomi lokal, yang sangat penting untuk pembangunan berkelanjutan.

Upaya museum ini merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk mengintegrasikan keterlibatan komunitas ke dalam misinya. Dengan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan lokal, museum bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif di mana pendidikan dan peluang ekonomi dapat diakses oleh semua. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan peran museum sebagai lembaga pendidikan tetapi juga memperkuat posisinya sebagai mitra komunitas.

Saat acara berakhir, banyak anggota komunitas mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas dukungan dan pengakuan dari museum. Senyum di wajah mereka mencerminkan dampak positif dari inisiatif semacam itu dalam kehidupan mereka. Komitmen Museum Biologi terhadap tanggung jawab sosial sangat jelas, dan ini menjadi model bagi institusi lain untuk diikuti.

Sebagai kesimpulan, acara distribusi bingkisan lebaran di Museum Biologi adalah langkah signifikan menuju pembangunan masa depan yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal.

[sangar-slider id=2074]

Museum Biologi Terima Kunjungan dari Mahasiswa International Summer Course Western Sydney University (WSU)

Berita Kamis, 23 Januari 2025

Rabu, 22 Januari 2025 Museum Biologi menerima kunjungan mahasiswa dan dosen dari Western Sydney University. Acara ini merupakan kegiatan International Summer Schoo (ISC) yang diadakan oleh Fakultas Biologi UGM, di mana salah satu kegiatannya adalah mengunjungi museum. Kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan dengan memberikan kesempatan unik bagi mahasiswa untuk berinteraksi dengan spesimen biologi dan mempelajari sejarah serta proses kurasi museum. Peserta ISC diterima oleh Donan Satria Yudha, S.Si.,M.Sc. Peserta mendengarkan pemaparan materi sejarah museum, spesimen Museum Biologi dan kurasi koleksi. Selesai materi, peserta diajak tour melihat pameran di museum dan juga melihat ruang workshop, sebagai tempat penanganan koleksi dari kegiatan pembuatan awetan sampai kegiatan konservasi. Sebelum melanjutkan kunjungan ke tempat lain, peserta ISC tidak lupa membeli souvenir Museum Biologi yang berupa awetan resin serangga dalam bentuk gantungan kunci. Selain untuk pembelajaran keanekaragaman hayati Indonesia, Museum Biologi menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi karena tidak hanya menyimpan koleksi Biologi, tetapi juga sejarah bangunan museum merupakan bangunan cagar budaya, eks rumah tempat tinggal opsir Belanda.

Bagi peserta, kegiatan Summer Course di Museum Biologi sarat akan nilai pembelajaran dan akademik. Melalui kegiatan ini liburan menjadi sesuatu menyenangkan sekaligus bermanfaat.

 

[sangar-slider id=2067]

Kunjungan Prodi Pendidikan Biologi Sanata Dharma di Museum Biologi

Berita Senin, 4 November 2024

Pada hari Senin, 4 November 2024, pukul 12.00, Museum Biologi menerima kunjungan dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Kunjungan ini merupakan bagian dari praktikum mata kuliah Struktur, Perkembangan, dan Fungsi Hewan. Selain itu, kunjungan ini juga menjadi program kunjungan rutin yang dirancang untuk memperdalam pengetahuan mahasiswa mengenai metode pengawetan hewan vertebrata yang telah dipelajari melalui literatur sebelumnya.

Sebanyak 39 peserta hadir dalam kunjungan ini, terdiri dari 35 mahasiswa, 2 asisten, dan 2 dosen. Mereka disambut oleh petugas pemelihara koleksi museum, FX. Sugiyo Pranoto, yang memberikan penjelasan mengenai metode pengawetan spesimen biologi. Mahasiswa diajak untuk mengamati taksidermi, rangka, dan awetan basah, serta berdiskusi mengenai jenis hewan yang akan dibuat awetan.

Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan bekal penting bagi mahasiswa dalam pembuatan awetan pada praktikum selanjutnya. Dengan mengamati aplikasi nyata dari pengetahuan teoritis mereka, mahasiswa dapat lebih memahami seluk-beluk pengawetan biologi. Pengalaman langsung ini sangat penting dalam menumbuhkan apresiasi yang lebih dalam terhadap materi pelajaran dan meningkatkan perjalanan belajar mereka.

Selain itu, interaksi dengan staf museum memungkinkan mahasiswa untuk mengajukan pertanyaan dan mengklarifikasi keraguan mengenai teknik pengawetan. Keterlibatan ini tidak hanya memperkaya pemahaman mereka tetapi juga mendorong pemikiran kritis dan rasa ingin tahu tentang ilmu biologi. Kunjungan ke museum ini mencontohkan pentingnya akses terhadap pendidikan, karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kelas.

Museum Biologi, dengan koleksi spesimen yang luas, menjadi sumber daya yang sangat berharga bagi mahasiswa yang mengejar karir di bidang biologi dan pendidikan. Dengan memfasilitasi kunjungan semacam ini, institusi pendidikan dapat menjembatani kesenjangan antara pengetahuan teoritis dan aplikasi praktis, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) terkait pendidikan berkualitas dan peluang belajar sepanjang hayat.

Saat mahasiswa menjelajahi museum, mereka mengungkapkan antusiasme dan keinginan untuk menerapkan apa yang mereka pelajari dalam sesi praktikum mendatang. Pengalaman ini tidak hanya memperkuat pengetahuan akademis mereka tetapi juga menginspirasi mereka untuk melanjutkan studi dan penelitian lebih lanjut di bidang biologi.

Sebagai kesimpulan, kunjungan ke Museum Biologi merupakan langkah signifikan dalam meningkatkan pengalaman pendidikan mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi di Universitas Sanata Dharma. Kunjungan ini menyoroti pentingnya pembelajaran berbasis pengalaman dan peran museum dalam menyediakan akses terhadap pendidikan. Inisiatif semacam ini sangat penting dalam membina generasi mendatang pendidik dan ilmuwan yang akan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan dan pelestarian keanekaragaman hayati.

Universitas Gadjah Mada

Museum Biologi
Universitas Gadjah Mada
Jl. Sultan Agung No 22 Wirogunan, Mergangsan, Yogyakarta

 (+62274) 376740

 

0821-3488-9187

 

 mus_bio@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY