• UGM
  • Fakultas Biologi
  • Barahmus DIY
  • Dinas Kebudyaan DIY
  • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Museum Biologi
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Koleksi
    • Koleksi Biologika
      • Hewan
      • Tumbuhan
    • Koleksi Historika
    • Koleksi Etnografi
    • Koleksi Arkeologika
  • Publikasi
  • Prosedur
  • Hewan
  • Beranda
  • Kegiatan
  • hal. 3
Arsip:

Kegiatan

Ngobras “Edukasi Daring Konservasi dan Keanekaragaman Hayati melalui Museum Biologi UGM”

Kegiatan Selasa, 9 Maret 2021

Fakultas Biologi UGM telah menyelenggarakan kegiatan Ngobras (ngobrol santai) dengan tema “Edukasi Daring Konservasi dan Keanekaragaman Hayati melalui Museum Biologi UGM” pada hari Minggu, 28 Februari 2021. Kegiatan telah berlangsung dimulai pukul 19.30 live streaming melalui Youtube Kanal Pengetahuan Fakultas Biologi UGM. Kegiatan dipandu oleh Annisa Mawarni, S.Si., staf UP P2MKSA Biologi UGM. Acara diawali dengan sambutan oleh Prof. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc selaku Dekan Fakultas Biologi UGM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Museum Biologi merupakan museum tua yang didirikan pada 20 September  1969 di bawah pengelolaan Fakultas Biologi UGM dan tahun 2021 ini museum berusia 51 tahun. Prof. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc juga menegaskan bahwa Museum Biologi tidak hanya tempat menyimpan koleksi, tetapi juga sebagai pusat informasi dan data keanekaragaman hayati dari jaman dulu hingga sekarang.

Talkshow Ngobras ini dilanjutkan dengan sesi sharing oleh dua narasumber, yakni Donan Satria Yudha, S.Si.,M.Sc. selaku Kepala Museum Biologi UGM dan dr. Wiji Hastuti selaku Duta Museum DIY untuk Museum Biologi Tahun 2020-2021. Donan Satria Yudha, S.Si.,M.Sc menyampaikan bahwa selama masa pandemi Museum Biologi tetap terus-menerus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai keanekaragaman flora fauna di Indonesia. Kegiatan edukasi ini dilakukan secara daring melalui media social museum. Bentuk kegiatan edukasi ini berupa berupa BBM (belajar bersama museum), kuis, dsb. Museum Biologi menutup layanan untuk pengunjung rombongan dan pengunjung perorangan. Namun, memberikan layanan terbatas untuk kegiatan khusus, seperti kerja praktik dan liputan. Tentunya dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. dr. Wiji Astuti menyampaikan kegiatan dumus selama pandemi berupa pembuatan poster edukasi pada instagram museum, lomba menulis cerita anak secara daring dan menayangkan video kegiatan lomba menulis cerita anak mulai dari proses persiapan hingga penjurian.

Pada sesi akhir acara diisi dengan tanya jawab dan kuis berhadiah. Semoga kegiatan semacam ini akan mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi dan memberikan manfaat pada masyarakat luas.

[sangar-slider id=506]

Seminar Museum Biologi UGM sebagai penutup rangkaian kegiatan “Penguatan Kelembagaan dan Peringatan Setengah Abad, Usia Emas Museum Biologi UGM”

Kegiatan Kamis, 26 September 2019

Pada hari Sabtu 21 September 2019, Museum Biologi UGM menyelenggarakan kegiatan seminar mengenai “Tumbuhan khas dan langka DIY koleksi Museum Biologi serta tanaman kopi di Indonesia”, di Ruang Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi, UGM. Seminar ini merupakan penutup dari rangkaian kegiatan “Penguatan Kelembagaan dan Peringatan Setengah Abad, Usia Emas Museum Biologi UGM”.

 

Penguatan kelembagaan yang dilakukan berupa peningkatan kemampuan staf Museum Biologi dalam hal kemampuan kerjasama baik internal antar staf maupun eksternal ke museum lain; kemampuan manajemen, serta keilmuan mengenai hewan dan tumbuhan khususnya. Selain itu, kami juga mengganti vitrin (lemari pameran) lama menjadi baru, untuk memberikan kesan kekinian dan pembaruan, agar menarik lebih banyak pengunjung.

 

Seminar dalam rangka ulang tahun Museum Biologi UGM, dimulai dengan laporan kegiatan oleh Kepala Museum Biologi UGM (Bapak Donan Satria Yudha, S.Si., M.Sc.), kemudian disambung oleh sambutan dari wakil Pimpinan Fakultas, yaitu Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerjasama dan Alumni (Bapak Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc.). Dalam sambutannya, Pak Eko memberikan apresiasi kepada Museum Biologi atas upaya untuk lebih berkembang menjadi museum sejarah alam. Beliau berharap, kedepannya Museum Biologi menjadi rujukan nasional untuk penelitian dan studi keanekaragaman hayati di Indonesia. Wakil dari Universitas yang memberikan sambutan sekaligus membuka seminar adalah Direktur Bidang Penelitian UGM (Bapak Prof. Dr. Mustofa, Apt., M.Kes.). Dalam sambutannya beliau juga mengapresiasi perkembangan Museum Biologi sejauh ini.

 

Materi seminar pertama berjudul “Tumbuhan Khas, Langka dan Berkhasiat di Indonesia” yang disampaikan oleh Prof. Dr. Purnomo, M.S. Pak Purnomo memperkenalkan dan menjelaskan asal-usul dan filosofi beberapa jenis tumbuhan unggulan yang merupakan koleksi Museum Biologi. Seminar kedua berjudul “Kopi di Indonesia” yang disampaikan oleh Bapak Sulistyono, M.Si. Pak Sulis menjelaskan mengenai sejarah kopi di Indonesia dan bagaimana khasiat serta dampaknya kepada tubuh. Kedua presenter tersebut dimoderatori oleh Bapak Annas Rabbani, M.Sc. (dosen Laboratorium Sistematika Tumbuhan). Kedua presentasi tersebut direspon baik dan antusias oleh para tamu undangan yang hadir. Ditandai dengan berbagai pertanyaan serta saran yang berkaitan dengan Museum Biologi, jenis-jenis tumbuhan, tentang tanaman kopi serta berbagai hal berkaitan dengan keanekaragaman hayati.

 

Seminar ini dihadiri oleh berbagai mitra kerjasama Museum Biologi maupun Fakultas Biologi UGM, yaitu: pengurus Badan Musyawarah Musea Daerah Istimewa Yogyakarta (BARAHMUS DIY), Kepala-kepala Museum di DIY, Pengelola Taman Pintar, Balai Konservasi Sumber Daya Alam DIY (BKSDA DIY), Balai Arkeologi Yogyakarta, dan Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran (BPSMPS). Selain mitra kerja sama, Museum Biologi juga mengundang perwakilan guru-guru Musyawarah Guru Mata Pelajaran biologi se-DIY (datang perwakilan dari Gunung Kidul, Bantul, Kulon Progo, Kota dan Sleman) dan Guru Biologi di sekolah yang berada disekitar Museum Biologi.

 

 

 

Bapak Donan berharap bahwa dengan diundang dan hadirnya guru-guru biologi, diharapkan mampu menjadikan Museum Biologi sebagai rujukan pembelajaran bagi siswa-siswinya.

 

Kegiatan seminar ini, ditutup dengan pidato singkat oleh wakil Pimpinan Fakultas Biologi, yaitu Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan Sumber Daya Manusia (Dr. Niken Satuti Nur Handayani, M.Sc.). Seminar Museum Biologi UGM ini diakhiri dengan makan bersama.

 

[sangar-slider id=351]

Pembukaan Open House Museum Biologi

Kegiatan Selasa, 24 September 2019

 

Museum Biologi telah memasuki usia 50 tahun, tepatnya pada tanggal 20 September 2019. Dalam rangka ulang tahun tersebut, Museum mengadakan Open House dari tanggal 16 sd 20 September 2019. Selama open house, masyarakat  dapat berkunjung ke museum secara gratis tanpa dipungut biaya. Tanggal 16 September 2019, dilakukan kegiatan pembukaan Open House Museum Biologi. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat drg. Ika Dewi Ana, M.Kes., Ph.D. , Pengurus Fakultas Biologi , Pengurus Barahmus (Badan Musyawarah Musea) DIY , Kepala-kepala Museum se-DIY , serta perwakilan guru dan siswa dari sekolah-sekolah di sekitar Museum Biologi. Perwakilan sekolah yang hadir, yakni SD dan SMP BOPKRI Bintaran 2, SDN Margoyasan, SD Puro Pakualaman, SDN Sayidan, SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta, SMPN 2 Yogyakarta, SMP Maria Immaculata, dan Taman Dewasa Ibu Pawiyatan.

Sebagai simbol pembukaan open house, dilakukan pemotongan pita oleh Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat drg. Ika Dewi Ana, M.Kes., Ph.D. Setelah pemotongan pita, para tamu undangan berkeliling melihat koleksi museum di ruang pamer. Koleksi museum yang ditampilkan adalah koleksi herbarium kering berupa jenis tumbuhan khas dan langka di Daerah Istimewa Yogyakarta. Bu WR P2M mengagumi koleksi museum, yaitu koleksi tahun 1957-1958. Hal tersebut menandakan bahwa tumbuhan tersebut memang sudah berada di wilayah DIY sejak lama dan dimanfaatkan oleh warga sekitar, tetapi tidak banyak yang tahu sejarah asal-usul maupun filosofi penggunaan tumbuhan tersebut.

[sangar-slider id=328]

Workshop Pengembangan Objek dan Daya Tarik Wisata

Kegiatan Kamis, 2 Mei 2019

Senin, 29 April 2019, Ida Suryani, staf Museum Biologi UGM menghadiri Workshop Pengembangan Objek dan Daya Tarik Wisata di D’Senopati Malioboro Grand Hotel. Kegiatan workshop tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta yang melibatkan objek wisata yang ada di wilayah Kota Yogyakarta, yakni museum dan kampung wisata. Workshop pengembangan OOTD ini fokus pada digital marketing strategy and management.  Setelah workshop, masing-masing objek wisata di wilayah Kota Yogyakarta diharapkan dapat mengembangkan strategi pemasaran dan promosi melalui web dan media sosial.

FGD Pembentukan FKMK (Forum Komunikasi Museum Kota Yogyakarta)

Kegiatan Senin, 15 April 2019

Tanggal 10 -11 April 2019 Museum Biologi UGM mengikuti kegiatan Forum Group Discussion “Pembentukan Forum Komunikasi Kota Yogyakarta (FKMK)” yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta. FGD ini bertempat di Hotel Museum Batik, Jalan Dr. Sutomo Yogyakarta. Sebanyak 20 orang perwakilan museum di wilayah Kota Yogyakarta hadir dalam acara ini. Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari tersebut menghasilkan Susunan Kepengurusan dan Rencana Kerja Forum Komunikasi Museum Kota Yogyakarta untuk periode 3 tahun.

[sangar-slider id=”157″]

Workshop Pembuatan Film Pendek Museum

Kegiatan Senin, 15 April 2019

 

Pada tanggal 4 – 6 April 2019 Badan Musyawarah Musea (Barahmus) DIY yang bekerjasama dengan Pusbang Film Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan kegiatan Workshop Pembuatan Film Pendek. Kegiatan ini bertempat di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta. Workshop ini diikuti oleh 38 museum anggota Barahmus DIY. Workshop Pembuatan Film Pendek merupakan salah satu kegiatan pengembangan SDM museum dalam rangka peningkatan kualitas SDM. Peserta workshop  utusan masing-masing museum dibekali pengetahuan dan ketrampilan membuat film pendek  mulai dari pembuatan skenario, pengambilan gambar, pengeditan hingga menjadi produk film pendek sederhana dan layak dipublikasikan pada media online.

[sangar-slider id=138]

Museum Biologi UGM mengirimkan salah satu stafnya, Ida Suryani, S.S. untuk mengikuti kegiatan workshop tersebut. Harapannya, setelah mengikuti workshop ini, staf museum dapat menerapkan dan mendayagunakan film pendek untuk keperluan publikasi dan sosialisasi museum kepada masyarakat.

123
Universitas Gadjah Mada

Museum Biologi
Universitas Gadjah Mada
Jl. Sultan Agung No 22 Wirogunan, Mergangsan, Yogyakarta

 (+62274) 376740

 

0821-3488-9187

 

 mus_bio@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY