• UGM
  • Fakultas Biologi
  • Barahmus DIY
  • Dinas Kebudyaan DIY
  • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Museum Biologi
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Koleksi
    • Koleksi Biologika
      • Hewan
      • Tumbuhan
    • Koleksi Historika
    • Koleksi Etnografi
    • Koleksi Arkeologika
  • Publikasi
  • Prosedur
  • Hewan
  • Beranda
  • Berita
  • hal. 6
Arsip:

Berita

Lomba Menulis Cerita Anak

Berita Rabu, 23 September 2020

Dalam Rangka Menyemarakkan HARI MUSEUM INDONESIA, Duta Museum DIY 2020 untuk Museum Biologi UGM mempersembahkan “Lomba Menulis Cerita Anak”. Lomba menulis cerita anak ini bertema hewan atau tumbuhan untuk memperkenalkan kepada anak mengenai jenis hewan dan tumbuhan. Selain itu, juga untuk mendukung gerakan pengenalan literasi sejak dini kepada anak melalui cerita anak.

Kegiatan lomba menulis cerita anak dilakukan secara online dengan batas pengumpulan hasil lomba adalah pada tanggal 12 Oktober 2020 pukul 23.59 WIB.

Pengumuman pemenang dilakukan pada tanggal 18 Oktober 2020 yang akan ditayangkan melalui zoom.

Pendaftaran

 

  1. Peserta WAJIB mengisi formulir pendaftaran pada tautan http://bit.ly/lombamenulisceritaanak ditunggu maksimal sampai tanggal 12 Oktober 2020 pukul 23.59 WIB.
  2. Peserta WAJIB Follow akun instagram @dinaskebudayaandiy @dutamuseumdiy dan @museumbiologiugm
  3. Peserta WAJIB repost poster lomba di media sosial pribadi dan tag ke instagram @dinaskebudayaandiy, @dutamuseumdiy serta @museumbiologiugm. Selain itu, tag juga minimal 5 orang teman. Dan membubuhkan hastag #lombamenuliscerita #HariMuseumIndonesia #DinasKebudayaanDIY #DutaMuseumDIY2020 #MuseumBiologiUGM
  4. Peserta WAJIB mengumpulkan cerita anak dalam bentuk pdf dapat dikirim melalui email  lmbcamuseumdiy@gmail.com ditunggu sampai maksimal tanggal 12 Oktober 2020 pukul 23.59 WIB.
  5. Setelah mengirim karya, peserta diwajibkan untuk menghubungi panitia dan melakukan  konfirmasi  lewat  Whatsapp ke Nomor 089636467989 (Wiji Hastuti) dengan  format  sebagai berikut:

Saya (Nama) berasal dari (Alamat) telah mendaftar pada google form dan mengirimkan karya saya melalui email pada (Hari, Tanggal) dengan  ini menyatakan bahwa karya saya merupakan karya yang orisinil dan bukan hasil jiplakan dari karya orang lain.

 

Peraturan lomba lebih lanjut dapat dilihat pada tautan berikut: http://bit.ly/peraturanlombamuseumbiologi

Ditunggu karyanya ya Sahabat Museum sekalian. Salam Sahabat Museum, Museum di Hatiku.

 

 

[sangar-slider id=440]

Museum Biologi UGM Pada Masa Pandemi

Berita Selasa, 23 Juni 2020

Sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19 semua destinasi wisata terpaksa tutup, salah satunya Museum Biologi UGM (Musbio). Musbio mulai menutup kunjungan langsung mulai 16 Maret 2020, guna memenuhi program pemerintah mengenai pembatasan fisik (Physical distancing). Penutupan tersebut juga seusai dengan Surat Edaran Rektor UGM Nomor 1683/UN1.P/HKL/TR/2020 tentang Pembatasan Maksimal Kegiatan di Kampus Universitas Gadjah Mada dan Surat Edaran Dekan Fakultas Biologi UGM Nomor 1080/UN1/FBI/SET/TR.02.02/2020.

[sangar-slider id=422]

Walaupun Musbio secara fisik tutup, tetapi kami buka secara virtual untuk terus memberikan informasi berupa program edukasi ke masyarakat melalui media sosial. Akun sosial media kami, yaitu: Facebook, Instagram dan Kanal Youtube, selain website resmi kami. Berikut adalah akun sosial media kami, yaitu:

  • Akun Facebook kami, yaitu: MusBio Ugm
  • Akun Instagram kami, yaitu: @museumbiologiugm
  • Kanal Youtube kami, yaitu: Museum Biologi UGM,

https://www.youtube.com/channel/UCRqC4n6ql3TrsSIXnYiTBUg

  • Website Musbio: museum.biologi.ugm.ac.id

 

Program edukasi ke masyarakat melalui media sosial seperti pembuatan konten media sosial yang bervariasi. Berikut adalah program kami selama pandemi: kuis (QUIZ), Belajar Bersama Musbio (BBM), Video Museum Biologi, pengenalan koleksi simplisia, pengenalan koleksi spesimen hewan, info grafis protokol kesehatan pencegahan covid-19, dan peringatan hari besar dalam lingkup nasional maupun internasional.

 

Konten berupa “QUIZ” kami tampilkan untuk merangsang pemikiran generasi milenial tentang pengetahuan mengenai keanekaragaman hayati Indonesia, terutama keanekaragaman hayati koleksi Musbio. Konten “QUIZ” ini ada kaitannya dengan konten “BBM” dan “Pengenalan koleksi simplisia dan koleksi spesimen hewan”. Kemudian konten “BBM”, difokuskan untuk mengenalkan jenis-jenis flora dan fauna khas Indonesia dengan deskripsi singkatnya. Pengenalan tersebut akan menambah pengetahuan bagi generasi milenial tentang keanekaragaman hayati Indonesia yang melimpah dan bernilai. Konten “Video Museum Biologi” dibuat agar para pengunjung virtual Musbio bisa mengetahui tata letak ruang koleksi, dan informasi umum mengenai flora dan fauna, walaupun kami buat secara sederhana. Selanjutnya “pengenalan koleksi simplisia” Musbio yaitu pengenalan ramuan jamu yang biasa digunakan di Jawa. Pengenalan ini berdasarkan penelitian seminar mahasiswa Fakultas Biologi UGM mengenai jamu-jamuan atau obat herbal di DIY. Kami juga memiliki beberapa koleksi simplisia (sediaan bahan herbal/jamu) di Musbio. Selain itu, ada konten “pengenalan koleksi spesimen hewan”, pengenalan ini dimaksudkan agar masyarakat mengetahui jenis-jenis hewan langka, unik dan dilindungi di Indonesia.

 

Konten diupload di media sosial Museum Biologi dengan tujuan agar masyarakat tetap masih bisa belajar meskipun #dirumahsaja dan sekaligus sebagai teaser kepada masyarakat, jika setelah pandemi berakhir, masyarakat tertarik untuk bisa secara langsung melihat koleksi di Museum Biologi.

 

Layanan Kunjungan Rombongan dari SMA Muhammadiyah I Klaten dan SDN Legundi II

Berita Sabtu, 2 November 2019

Sabtu, 2 November 2019 Museum Biologi menerima kunjungan rombongan dari SMA Muhammadiyah I Klaten dan SDN Legundi II. Rombongan SDN Legundi II berjumlah 48 peserta yang terdiri dari siswa kelas 4 & kelas 5, komite sekolah &wali murid, guru &karyawan. Rombongan SMA Muhammadiyah I Klaten berjumlah 71 orang peserta yang terdiri dari siswa kelas x dan guru pendamping. Kunjungan ini bertujuan pengembangan materi pembelajaran kelas sekaligus wisata edukasi. Selain itu, kunjungan ini dapat memupuk rasa cinta tanah air siswa-siswi melalui kekayaan flora fauna Indonesia yang ada di museum.

 

[sangar-slider id=404]

Museum Biologi UGM membantu BKKPN Kupang dalam kegiatan rekonstruksi rangka lumba-lumba

Berita Jumat, 4 Oktober 2019

Kepala Museum Biologi UGM (Donan Satria Yudha, S.Si., M.Sc.) dan Tenaga Teknis Musbio (FX Sugiyo Pranoto,S.Si.) pada tanggal 30 September 2019 berangkat ke Kupang, NTT. Mereka berdua diundang oleh BKKPN Kupang untuk membantu dalam proses penggalian kuburan lumba-lumba & rekonstruksi rangkanya. Kegiatan ini dimulai tanggal 1 sd 3 Oktober 2019 di Kupang, NTT.

Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiasi kerjasama Fakultas Biologi UGM dengan BKKPN Kupang. Kegiatan ini dipimpin oleh Bapak Imam Fauzi, S.S., M.Eng. (Kepala Seksi Program & Evaluasi, BKKPN Kupang) dan dibantu oleh Pak Adi Yunanto, S.Si., M.S.E. (Staf Seksi Program & Evaluasi, yang juga Alumni Fakultas Biologi UGM angkatan tahun 1999).

Kuburan lumba-lumba tersebut berada di area kantor BKKPN Kupang, NTT. Lumba-lumba yang dikuburkan tersebut awalnya ditemukan warga terdampar, dalam kondisi sudah mati dan membusuk, di Pelabuhan ASDP Tenau, Kota Kupang, pada tanggal 6 April 2017. Kemudian warga menghubungi Unit Reaksi Cepat BKKPN Kupang, untuk dicatat dan dikuburkan. Setelah 2 tahun berlalu, BKKPN Kupang ingin membuat memanfaatkan rangka lumba-lumba tersebut dalam pusat informasi mengenai pengenalan mammal laut. Tekait hal tersebut, BKKPN Kupang kemudian menghubungi Museum Biologi UGM karena ingin membuat spesimen rangka lumba-lumba. Kami dari Museum Biologi UGM bersedia untuk membantu. Lumba-lumba yang dibuat awetan rangka tersebut, kemungkinan besar jenis Tursiops truncatus (lumba-lumba paruh botol).

Penggalian kuburan lumba-lumba dilakukan pagi hari pada hari Senin, 30 September 2019.  Proses rekonstruksi rangka dilakukan di area kantor BKKPN Kupang, dimulai dengan pembersihan rangka dari sedimen atau tanah yang menempel dan pengurutan susunan dan letak rangka. Bapak Imam Fauzi dan Pak Adi Yunanto dari BKKPN Kupang membantu penuh proses penggalian hingga rekonstruksi hingga selesai pada hari Kamis, 3 Oktober 2019.

Setelah rekonstruksi jadi, menurut Pak Imam, rangka lumba-lumba tersebut akan diletakkan pada gedung Pusat Informasi yang akan dibangun oleh BKKPN Kupang. Pusat Informasi tersebut nantinya akan berisi keterangan mengenai jenis-jenis mammal laut di area konservasi wilayah kerja BKKPN Kupang. Sementara, sebelum gedung tersebut jadi, rangka tersebut akan dipajang di koridor masuk gedung kantor BKKPN Kupang di Jl. Yos Sudarso, Jurusan Bolok, Kelurahan Alak, Kecamatan Alak, Kota Kupang, NTT.

[sangar-slider id=384]

Museum Biologi UGM mengajarkan pengetahuan tentang taksidermi & rangka

Berita Kamis, 3 Oktober 2019

Museum Biologi UGM menerima kunjungan dari Dosen & Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, pada tanggal 24 September 2019.

Peserta kunjungan adalah 3 dosen dengan 62 mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi, FKIP UNS.

Kunjungan tersebut merupakan kegiatan pembelajaran mengenai taksidermi dan rangka fauna vertebrata. Museum Biologi dipilih karena memiliki koleksi taksidermi dan rangka yg cukup banyak, serta staf teknis yang berpengalaman dlm pembuatan taksidermi dan rangka, yaitu Mas Frans (FX Sugiyo Pranoto, S.Si.).

Dalam kunjungannya, keenampuluhdua mahasiswa tersebut, dibagi menjadi 2 kelompok, satu kelompok berada di Meja A, yg berisi awetan taksidermi dengan narasumber Mas Frans, kemudian di Meja B berisi awetan rangka dengan narasumber Pak Donan (Donan Satria Yudha, S.Si., M.Sc. yang juga merupakan Kepala Museum Biologi UGM).

Mahasiswa mendengarkan dengan seksama, penjelasan dari masing-masing narasumber. Pada sesi tanya jawab, beberapa mahasiswa menanyakan mengenai ukuran hewan yang dapat dibuat taksidermi dan rangka. Selain itu, ada pertanyaan menarik mengenai fauna langka, yaitu: “apakah fauna langka boleh dibuat awetannya?” Fauna langka yang masuk kategori dilindungi Undang Undang Indonesia, harus mendapatkan ijin dari pemerintah bisa Presiden maupun Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan jika ingin dipelihara maupun dibuat awetannya. Mengenai fauna yang tidak langka dan tidak dilindungi, untuk dibuat awetannya perlu dilihat kegunaan. Fauna tersebut apakah akan dijadikan sumber pendidikan atau hal lain. Jika tidak berhubungan dengan pendidikan, sebaiknya tidak usah dibuat awetan, karena akan mengurangi populasinya di alam.

Mahasiswa tersebut mendapatkan beberapa ilmu, yaitu pengetahuan mengenai proses pembuatan taksidermi dan rangka, serta urgensi dan kepentingan dibuat awetan.

[sangar-slider id=369]

Sosialisasi PP No. 66 Tahun 2015 Tentang Museum

Berita Senin, 6 Mei 2019

Selasa, 30 April 2019 staf Museum Biologi UGM, Ida Suryani mengikuti kegiatan Sosialisasi Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 2015 tentang Museum yang bertempat di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Permuseuman Jakarta dengan sasaran museum dan calon museum yang ada di wilayah  Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. PP museum mengatur tentang pendirian, pendaftaran, standarisasi, evaluasi, sumber daya manusia, dan pengelolaan koleksi museum. Diharapkan pemangku kepentingan bidang permuseuman dapat memahami dan memenuhi ketentuan dalam PP museum tersebut.

 

[sangar-slider id=211]

Kunjungan MAN I Majalengka

Berita Selasa, 16 April 2019

Minggu, 14 April 2019 Museum Biologi UGM menerima kunjungan rombongan dari MAN I Majalengka. Rombongan terdiri dari 7 orang guru dan 150 orang siswa-siswi. Kunjungan ini bertujuan menambah wawasan siswa-siswi, khususnya jurusan IPA. Di samping layanan kunjungan pada hari kerja, Museum Biologi UGM juga memberikan layanan kunjungan rombongan di luar hari kerja. Layanan kunjungan rombongan di luar hari kerja dapat dilayani dengan reservasi terlebih dahulu oleh pihak rombongan, baik via email maupun WA staf museum.

[sangar-slider id=151]

 

Kunjungan Peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Permuseuman

Berita Senin, 15 April 2019

 

Rabu, 10 April 2019 Museum Biologi UGM menerima kunjungan peserta LCC Permuseuman sebanyak 47 orang peserta. Peserta LCC merupakan peserta yang lolos masuk semifinal dalam LCC untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Sleman. Kunjungan Peserta LCC ke museum merupakan kegiatan wajib sebagai referensi peserta sebelum masuk ke babak LCC selanjutnya.

Kunjungan Rombongan SD Muhammadiyah Gamplong Sleman

Berita Rabu, 10 April 2019

Kebutuhan belajar sekarang ini menuntut siswa tidak hanya belajar di sekolah, tetapi juga belajar di luar sekolah (outing). Belajar di luar sekolah yang masih berkaitan dengan keilmuan yang dipelajari di kelas, tentunya dapat menambah pengetahuan siswa dan guru. Belajar di luar sekolah dapat mengenai apapun dan di manapun, salah satunya adalah berkunjung ke museum. Kunjungan rombongan sekolah ke museum merupakan kegiatan wisata edukasi yang dapat menambah pengetahuan pelajar di luar kelas. Pelajar tidak hanya belajar melalui buku, melainkan dapat melihat langsung pada objek yang dipelajari. Museum Biologi UGM merupakan museum khusus yang berfungsi sebagai wahana edukasi bagi pelajar, khususnya Ilmu Pengetahuan Alam Bidang Biologi. Sabtu, 30 Maret 2019 Museum Biologi menerima kunjungan rombongan dari siswa-siswi kelas VI SD Muhammadiyah Gamplong Sleman. Jumlah peserta 29 orang, terdiri dari 25 siswa, 2 guru, dan 2 komite sekolah. Kunjungan ini bertujuan untuk menambah wawasan yang berkaitan dengan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Biologi.

 

 

 

 

 

1…456
Universitas Gadjah Mada

Museum Biologi
Universitas Gadjah Mada
Jl. Sultan Agung No 22 Wirogunan, Mergangsan, Yogyakarta

 (+62274) 376740

 

0821-3488-9187

 

 mus_bio@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY